<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d6911493868534090098\x26blogName\x3dAku+Pelukis\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLACK\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://megateusofe.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://megateusofe.blogspot.com/\x26vt\x3d-3355259866565760309', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Kenapa Kuning Kalah

Apa guna,bina Perhimpunan Aman.
Jika niat pada hati...mahu berperang ?.
Apa guna,titah raja~'Carilah Stadium'.
kaki angkuh terjumpa: mencium rupa jalan ?.
Apa guna akal itu bijak,umpama sang dewa.
Tapi kias kata,berdalih-dolak..berdesir setan.?
Apa guna,warna kuning di junjung puja-puja.
Akhir cuma,cebis-cebisan yang timbul pudar ?.
Apa guna undang-undang dikarang tulis pendeta.
Jika semua membuta-bisu: melacur membaca kata.
Apa guna lantang bersuara apabila kala ramai.
Waktu sendirian pula:berdecitan tikus longkang ?.
Apa guna Hujan turun membawa baraka syurga.
Tapi,mulut erat terkatup-tutup: memeluk dahaga.
Apa guna menjadi sebijak makhluk manusia.
Jika ikut telunjuk cinta:seperti anjing jalanan ?.
Apa guna,menghias tiru...serupa rasul Allah.
Suara terpekik-mekik~menjadi jahil biadap.
Apa guna berani-berjuang-seperti babi liar.
Tapi,hati lebih lembut,rupa..sifat dari lidah ?.
Apa guna lantang:menjatuh baling menghukum.
Sedangkan kita juga~akan..di adili hari pasti.
Apa guna apa guna apa guna..Apa gunanya.
Apa guna bila diperguna-guna.Aduhh terguna.
sedarlah nanti diri: perjuangan~tak lagi berguna.

“Kenapa Kuning Kalah”

  1. Blogger miss frog Says:

    memang lgsung tak bguna...tak dpt pa2..kan?kan?blgak cam hero tak serupa hero...:)

  2. Blogger Muhammad Says:

    Miss frog-perjuangan itu murni.

    Cuma tanga-tangan manusia,terlalu kotor...utk mengibarkan perjuangan itu.

  3. Blogger md.azrin md nazri Says:

    Unggun-Bersih

    Semakin lara kita didera bara -
    kita laungkan juga pesan merdeka:
    Demokrasi sebenderang mentari
    sehasrat hajat semurni harga diri.

    Lama resah kita - demokrasi luka;
    lama duka kita - demokrasi lara.
    Demokrasi yang angkuh, kita cemuhi;
    suara bebas yang utuh, kita idami!

    Dua abad lalu Sam Adams berseru:
    (di Boston dijirus teh ke laut biru):
    Tak diperlu gempita sorak yang gebu,
    diperlu hanya unggun api yang syahdu.

    Kini menyalalah unggun sakti itu;
    kini merebaklah nyala unggun itu.

    A Samad Said

    *sy redha, mungkin hanya "Unggun Bersih" ini penawar bg mengubat bait2 "Kenapa Kuning Kalah" yg kaya nilai makna bahasa tersirat.

  4. Blogger Mr NAEmnzr Says:

    apa guna tak berguna,
    diri sendiri (& org lain jugak) yg merana.
    sedeh

  5. Blogger jejaka anggun Says:

    hopefully, suara2 mereka ini didengari dan dipertimbangkan....

  6. Blogger Muhammad Says:

    Azrin-Semalam bukan kuning saja kalah.Tetapi,begitu juga kesabaran dan keimanan.
    Cuma ada satu saja,pihak yg bersorak surai.Ketawa gelihati..melihat kebodohan bangsa manusia.Dan dia,adalah musuh kita yg paling nyata.

  7. Blogger Muhammad Says:

    Nae-Di akhirnya,tiada siapa pun yg akan menang.Tetapi,akan ada pihak..yang terasa rugi.

  8. Blogger Muhammad Says:

    Shaz-Bisikan kata cinta yang paling indah.Bulan pun,akan berhenti...utk mendengar.

  9. Blogger W. Hidney Says:

    these people are stupid to follow such an idiotic leader

  10. Blogger Muhammad Says:

    Hidney-Kebodohan,ialah bila...kita tak tahu membezakan.Mana satu "Tuhan" dan mana satu "Tuan".

    akhirnya,kita menghambakan diri..pada bayang-bayang sendiri.