<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d6911493868534090098\x26blogName\x3dAku+Pelukis\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLACK\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://megateusofe.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://megateusofe.blogspot.com/\x26vt\x3d-3355259866565760309', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Yasmin Ahmad's Films dari Amir Muhammad.

Kali pertama aku melihat kulit depan buku ini .Ianya.. bagaikan satu ingatan pada semua. Tentang , berapa ramai sudah di antara kita . Sudah duduk di panggung@ sofa . Dan lekakan diri , untuk mengigit , mengunyah dan merasa...hasil tangan Kak Yasmin.

Kita tahu..bahagian 'donat' mana yang kita sudah gigit . Dan bahagian mana lagi, yg belum kita sentuh. Bagi aku pula ,semua bahagian memang sudah digigit , dirasa dan ditelan. Dan ada pula di antaranya , sudah aku kupas , beri penilaian dengan ilmu yg tak seberapa ini.

Aku amat suka buku ini , walau baru hanya menyelaknya sepintas lalu. Malah , sewaktu balik ke rumah . Hari pun sudah jauh di peluk malam. Tapi , aku masih segar diri . Untuk membelek muka suratnya di dalam gelap. Malah ini merupakan , buku pertama . Yang berjaya membuat aku membaca , sebelum tidur. Sebelum ini ... memang bukanlah satu anutan budaya aku , utk membaca buku di waktu malam. Tapi , entahlah ... mungkin juga kerana kesibukan kerja . Membuatkan aku, betul-betul memiliki saat senggang . Hanya selepas , matahari benar-benar terbenam.

Apa yang boleh aku rumuskan secara kasar. Amir Muhammad telah berjaya , dalam menzahirkan filem karya Kak Yasmin , ke dalam rupa yang amat lembut untuk di pandang. Setiap Kefahaman , kekeliruan , ketidakadilan , kekufuran , kejahatan dan kebaikan yg menjadi intipati setiap karya filem Kak Yasmin . Menjadi ayat-ayat ter'eja mudah untuk di telan. Memandang buku ini , sama seperti merenung lukisan yang menjadi karangan .Aku memberi puji , kepada Amir Muhammad di atas usahanya . Lihatlah...sekarang , sudah ada naskhah bisu yang mengolah karya-karya ini . Menjadi sesuatu yang amat mudah, untuk di fahami.

Tapi , walau apa juga tanggapan orang. Tak kiralah .. bagai mana rasanya , bila " donat " ini lalu di atas lidah. Suka atau tidak , di terima atau di jelak . " Donat" ini masih membawakan satu tujuan :-


hanya ~ Sedikit Rasa
di dalam hidup yang bosan ini.

“Yasmin Ahmad's Films dari Amir Muhammad.”

  1. Blogger alhariesz Says:

    Y.A bukan calang-calang pembikin Donat....

  2. Blogger Muhammad Says:

    ALhariez - yups, me rasa bertuah..kerana takdir dan masa. Menemukan kami.

  3. Blogger edzlin007 Says:

    tiap kali baca yang berkaitan arwah yasmin ahmad, hati ku rasa sayu je.

  4. Blogger Muhammad Says:

    edz - ....melihat , mendengar , merasa...hasil karya2 beliau. Membuatkan kak yasmin masih dekat di sisi ini .

    Al - Fatehah

  5. Blogger Afeeqa Ramlee Says:

    mungkin besok buku ini akan menjadi milik sy. :)

  6. Blogger Muhammad Says:

    afeeqa - me baca , sampai tertidur petang tadi..Zzzzzzz

  7. Blogger akulockslucks Says:

    seems like u adore her veryvery much.

  8. Blogger Muhammad Says:

    salam
    errmmm....tuhan saja yang tahu , betapa me mengagumi kak yasmin.

    Al-fatehah utk beliau.

  9. Blogger akulockslucks Says:

    sorry.